BLANTERORIONv101

Mu'robat

16 September 2020

Gambar: Kalimah-kalimah yang Mu'rob


Kalimah mu’rob ialah semua kata dalam bahasa Arab yang dapat di-i’rab, artinya dapat dalam kalimat. Berikut ini khusus saya kutip dari matan al-ajurumiyah tentang al-mu’robat . Langkah selanjutnya adalah menerjemahkan dan memberi keterangan dari setiap kaidah yang saya kutip ini. lansung saja kita bahas.

الْمُعْرَبَاتُ قِسْمَانِ. قِسْمٌ يُعْرَبُ بِالْحَرَكاَتِ وَقِسْمٌ يُعْرَبُ بِالْحُرُوْفِ.

Kalimah mu’rob itu ada dua macam. Satu, i’rabnya ditandai dengan harakat. Dua, i’rabnya ditandai dengan huruf.

فَالَّذِيْ يُعْرَبُ بِالْحَرَكَاتِ أَرْبَعَةُ أَنْوَاعٍ. الْاِسْمُ الْمُفْرَدُ، وَجَمْعُ التَّكْسِيْرِ، وَجَمْعُ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ، وَالْفِعْلُ الْمُضَارِعُ الَّذِيْ لَمْ يَتَّصِلُ بِآخِرِهِ شَيْءٌ. وَكُلُّهَا تُرْفَعُ بِالضَّمَّةِ وَتَنْصِبُ بِالْفَتْحَةِ وَتُخْفَضُ بِالْكَسْرَةِ وَتُجْزَمُ بِالْسُّكُوْنِ.

1.     Kalimah yang i’rabnya ditandai dengan harakat ada empat (4) macam. Isim mufrod, jamak taksir, jamak muannats salim, fi’il mudhori’ yang huruf akhirnya tidak bersambung dengan apapun. Kesemua itu dirofa’kan dengan harakat dhommah, dinashobkan dengan harakat fathah, dikhafadhkan/dijarrkan dengan harakat kasroh, dijazemkan dengan sukun.

وَخَرَجَ عَنْ ذَلِكَ ثَلاَثَةُ أَشْيَاءَ. جَمْعُ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ يُنْصَبُ بِالْكَسْرَةِ وَالْاِسْمُ الَّذِيْ لاَ يُنْصَرِفُ يُخْفَضُ بِالْفَتْحَةِ وَالْفِعْلُ الْمُضَارِعُ الْمُعْتَلُّ الْآخِرِ يُجْزَمُ بِحَذْفِ آخِرِهِ.

Pengecualian, ada tiga (3) macam yang keluar dari kaidah sebelumnya (lihat kalimat ke tiga (terakhir) dari paragraf sebelumnya), yaitu jamak muannats salim dinashobkan dengan tanda kasroh (bukan fathah), isim yang tidak bisa berubah/ditashrif/sebutan lainnya isim ghoiru munshorif dikhofadkan/dijarrkan dengan fathah (bukan dengan kasroh, dan yang terakhir adalah fi’il mudhori’ yang mu’tal huruf akhirnya. Mu’tal berarti berupa salah satu dari huruf illat (alif (ا), ya’ (ي), wau (و)).  

وَالَّذِيْ يُعْرَبُ بِالْحُرُوْفِ أَرْبَعَةُ أَنْوَاعٍ. التَّثْنِيَةُ وَجَمْعُ الْمُذَكَّرِ السَّالِمِ وَالْأَسْمَاءُ الْخَمْسَةُ وَالْأَفْعَالُ الْخَمْسَةُ وَهِيَ يَفْعَلاَنِ، وَتَفْعَلاَنِ، وَيَفْعَلُوْنَ، وَتَفْعَلُوْنَ وَتَفْعَلِيْنَ.

2.     Kalimah yang i’rabnya ditandai dengan huruf ada empat (4) macam. Tatsniyah, jamak mudzakkar salim, al-asma’ al-khomsah (isim-isim yang 5 jumlahnya), dan al-af’al al-khomsah (fi’il-fi’il yang 5 jumlahnya). Al-af’al al-khomsah yaitu :, تَفْعَلاَنِ , يَفْعَلاَنِ تَفْعَلاَنِ , تَفْعَلُوْنَ , تَفْعَلِيْنَ.

فَأَمَّا التَّثْنِيَةُ فَتُرْفَعُ بِالْأَلِفِ وَتُنْصَبُ وَ تُخْفَضُ بِالْيَاءِ.

Adapun tatsniyah rofa’nya ditandai dengan alif, nashob dan khofad nya ditandai dengan ya’.

وَأَمَّا جَمْعُ الْمُذَكَّرُ السَّالِمِ فَيُرْفَعُ بِالْوَاوِ وَيُنْصَبُ وَ يُخْفَضُ بِالْيَاءِ.

Adapun jamak mudzakkar salim rofa’ nya ditandai dengan wau, nashob dan khofad nya ditandai dengan ya’

وَأَمَّا الْأَسْمَاءُ الْخَمْسَةُ فَتُرْفَعُ بِالْوَاوِ وَتُنْصَبُ بِالْأَلِفِ وَتُخْفَضُ بِالْيَاءِ.

Al-asma’ al-khomsah rofa’nya ditandai dengan wau, nashob nya ditandai dengan alif, dan khofad nya ditandai dengan ya’.

وَأَمَّا الْأَفْعَالُ الْخَمْسَةُ فَتُرْفَعُ بِالنُّوْنِ وَتُنْصَبُ وَتُجْزَمُ بِحَذْفِهَا.

Al-af’al al-khomsah rofa’ nya ditandai dengan nun, nashob dan jazem nya ditandai dengan hadzfun-nun (menghapus huruf nun).

 

Demikian tadi kaidah-kaidah dasar apa saja kalimah yang dapat berubah keadaan i’rabnya. Tentunya untuk memehaminya diperlukan pengetahuan dasar tentang apa yang dinamakan i’rab. Terima kasih sudah membaca. Sekian, wassalaamu ‘alaikum wr.wb.