BLANTERORIONv101

Mengenal Macam-macam Shighot

30 January 2021



Mengenal macam-macam shighot- shighot artinya “bentuk” dari suatu kata. Dalam ilmu shorof, kita mengenal sebelas (11) macam shighot (bentuk suatu kata). Seperti di bawah ini sesuai dengan urutan masing-masing :

1). Urutan pertama     : fi’il madhi (فِعْلٌ مَاضٍ) = bentuk kata kerja lampau.

2). Urutan kedua         : fi’il mudhori’ (فِعْلٌ مُضَارِعٌ) = bentuk kata kerja sedang atau akan dilakukan.

3). Urutan ketiga        : isim mashdar ghoiru mim; isim mashdar tanpa huruf mim

(اِسْمُ مَصْدَرٍ غُيْرِ مِيْمٍ) = Merupakan sumber kata, menunjukkan suatu peristiwa yang terjadi dari suatu suku kata. Misal : suku kata dari “laku” bentuk mashdarnya adalah “perlakuan.

4). Urutan keempat     : isim mashdar mim; mashdar yang diawali dengan huruf mim pada   susunan katanya (اِسْمُ مَصْدَرٍ مِيْمٍ) = sama dengan isim mashdar sebelumnya. Perbedaannya hanya pada tambahan huruf mim.

5). Urutan kelima       : isim fa’il (اِسْمُ فَاعِلٍ) = bentuk subjek/pelaku.

6). Urutan keenam      : isim maf’ul (اِسْمُ مَفْعُوْلٍ) = bentuk objek.

7). Urutan ketujuh      : fi’il amar (فِعْلُ أَمْرٍ) = bentuk kata kerja perintah.

8). Urutan kedelapan  : fi’il nahi (فِعْلُ نَهْيٍ) bentuk kata kerja larangan.

9). Urutan kesembilan            : isim zaman (اِسْمُ زَمَانٍ) bentuk keterangan waktu.

10). Urutan kesepuluh            : isim makan (اِسْمُ مَكَانٍ) bentuk keterangan tempat.

11). Urutan kesebelas : isim alat (اِسْمُ آلَةٍ) bentuk perabot/alat yang digunakan untuk melakukan suatu pekerjaan/tindakan tertentu.

 

Urut-urutan sighot di atas dari nomer 1 hingga 11 dapat kita jumpai dalam jenis tashrifan/qiyasan isthilahi. Jadi, dalam tashrifan isthilahi kita dapat menjumpai urut-urutan sighot tersebut di atas. Bukan pada tashrifan/qiyasan lughowi karena pada tashrifan lughowi berfungsi menunjukkan pelaku (dhomir) nya.

Perhatikan contoh tashrifan isthilahi dalam tabel berikut ini:

          

Shighot

Isim alat

Isim makan

Isim zaman

Fi’il nahi

Fi’il amar

Isim maf’ul

Isim fa’il

Isim mashdar mim

Isim mashdar ghoiru mim

Fi’il Mudhori’

Fi’il Madhi

مِنْصَرٌ

مَنْصَرٌ

مَنْصَرٌ

لَا تَنْصُرْ

اُنْصُرْ

مَنْصُوْرٌ

نَاصِرٌ

مَنْصَرًا

نَصْرًا

يَنْصُرُ

نَصَرَ

مِفْتَاحٌ

مَفْتَحٌ

مَفْتَحٌ

لَا تَفْتَحْ

اِفْتَحْ

مَفْتُوْحٌ

فَاتِحٌ

مَفْتَحًا

فَتْحًا

يَفْتَحُ

فَتَحَ

-

مَعْلَمٌ

مَعْلَمٌ

لَا تَعْلَمْ

اِعْلَمْ

مَعْلُوْمٌ

عَالِمٌ

مَعْلَمًا

عِلْمًا

يَعْلَمُ

عَلِمَ

مِرْآةٌ

مَرْأًى

مَرْأًى

لَا تَرَ

رَ

مَرْئِيٌّ

رَاءٍ

مَرْأً

رُأْيَةً

يَرَى

رَأَى

-

مُكْرَمٌ

مُكْرَمٌ

لَا تُكْرِمْ

اَكْرِمْ

مُكْرَمٌ

مُكْرِمٌ

مُكْرَمًا

اِكْرَامًا

يُكْرِمُ

أَكْرَمَ

 

Dalam tabel di atas adalah contoh tashrif isthilahi yang dengan itu kita dapat melihat perubahan (taghyir) bentuk kata (shighot). Dari fi’il madhi hingga isim alat. Mengetahui shighot dari kata tertentu sangatlah penting karena kita dapat tahu kedudukan dan fungsi suatu kata. Sehingga dengan mudah mengetahui i’rab dari setiap kata dalam suatu kalimat.

Sebagai contoh; andaikata ada pertanyaan begini : apa shighotnya kalimah/kata مِفْتَاحٌ ?

Jawab : مِفْتَاحٌ  shighotnya : isim alat.

Shighotnya نَصْرًا ?

Jawab : نَصْرًا  shighotnya : mashdar ghoiru mim.

Shighotnya عَالِمٌ ?

Jawab :  عَالِمٌ shighotnya : isim fa’il.

Shighotnya رَأَى ?

Jawab : رَأَى shighotnya : fi’il madhi.

Shighotnya اَكْرِمْ ?

Jawab : اَكْرِمْ shighotnya fi’il amar.

Sekian pembahasan singkat tentang macam-macam shighot. Semoga membawa manfaat bagi penulis secara pribadi maupun bagi pembaca. Terima kasih sudah membaca hingga selesai. Jika tulisan ini menarik serta bermanfaat bagi anda, silahkan ikuti dan bagikan pada teman. Salam.