BLANTERORIONv101

Pengaruh 5 Budaya Arab di Indonesia

13 March 2022

Menurut Linton, budaya adalah keseluruhan sikap dan pola perilaku. Serta pengetahuan, menggambarkan suatu kebiasaan yang diwariskan dan dimiliki oleh suatu anggota masyarakat maupun sekelompok anggota tertentu.

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak sekali budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Mengingat banyak etnis yang tinggal dan menetap sebagai Warga Negara Indonesia, maka banyak juga terjadi akulturasi/percampuran budaya yang diwariskan secara turun temurun. Dalam hal ini, kita akan bahas tentang Pengaruh 5 Budaya Arab di Indonesia versi Bahasa Arab Gampang.

Merujuk kepada jenis kebudayaan keturunan Arab yang berasimilasi dengan budaya Indonesia kemudian berkembang di Indonesia. Jenis budaya Arab yang memiliki kontribusi besar di Indonesia yang pertama adalah di bidang BAHASA.

sumber


Bahasa Arab adalah salah satu bahasa Semit Tengah, termasuk dalam rumpun bahasa Semit dan berkerabat dengan bahasa Ibrani serta bahasa-bahasa Neo Arami. Bahasa ini dibawa bangsa Arab di Indonesia saat datang ke Nusantara sebelum abad ke-18. Bahasa Arab pun eksis di Indonesia. Bahasa Arab juga telah diajarkan di pesantren-pesantren dan madrasah-madrasah di Indonesia hingga kini. Bahasa ini digunakan saat beribadah, utamanya sholat, juga kerap menjadi semacam ungkapan kebiasaan umat islam di Indonesia, misal ucapan “alhamdu lillah” ketika memperoleh kebahagiaan atau kenikmatan, ucapan “ma sha Allah” dan “subhanallah” ketika heran tentang suatu hal atau takjub dengan kebesaran Allah atas ciptaan-Nya.

Kedua adalah di bidang KESUSASTRAAN. Budaya Arab yang berpengaruh di bidang kesusastraan paling tidak ada 4 yakni Hikayat, Babad, Syair, dan Kasidah.

Babad Diponegoro


Hikayat. Dalam bidang sastra, bangsa Arab membawa dongeng Seribu Satu Malam. Dongeng ini berasimilasi dengan hikayat sebagai sastra asli Nusantara. Hikayat merupakan salah satu prosa yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang, lengkap dengan keanehan, kesaktian, serta kelebihan luar biasa yang dimiliki tokoh utama.

Babad. Babad mirip dengan hikayat. Penulisan babad mirip dengan tulisan sejarah, namun tidak semuanya berdasarkan fakta, terkadang juga berisi mitos, dan juga kepercayaan.

Syair, adalah karya sastra berupa sajak-sajak yang terdiri dari empat baris setiap baitnya.

Kasidah, merupakan karya sastra epik budaya Arab yang dinyanyikan. Penyanyi menyanyikan lirik berupa pujian-pujian yang ditujukan untuk dakwah dan satire. Satire berisi kritik dan sindiran terhadap seseorang atau suatu keadaan tertentu.

Ketiga adalah di bidang KESENIAN.

Seni Khat/Kaligrafi Arab/Kaligrafi Islam, adalah seni menulis huruf Arab yang mana di Indonesia kegiatan menulis indah ini kebanyakan digunakan untuk tujuan agama, yakni sebagai media dakwah dan menulis ayat-ayat al-Qur’an secara artistik. Ada enam jenis Khat. Naskhi, Riq’ah, Diwani, Kufi Murabba, Tsuluts, dan Farisi.

Jenis-jenis Khat Kaligrafi


Di dalam Seni Pertunjukan, ada 4 macam seni pertunjukan yang berhubungan dengan musik di Indonesia yang merupakan akulturasi budaya Arab. Gambus, Zapin, Dangdut,Marawis, dan Kasidah/Qasidah.

gambar gambus


Gambus, adalah genre musik populer di kalangan orang Arab-Indonesia (penduduk Indonesia yang memiliki darah Arab dan Pribumi Indonesia), biasanya dimainkan di acara pernikahan atau acara khusus lainnya. Musik ini dimainkan oleh ansambel musik yang terdiri dari lute, biola, marawis, dumbuk, bongo drum, tamborin, suling, dan kadang-kadang disertai dengan akordion, keyboard elektronik, gitar elektrik, juga drum kit. Beberapa daerah yang diketahui menggunakan alat musik gambus di Indonesia yaitu Aceh, Deli, Belitung, dan Lampung.

Tari Zapin


Zapin, adalah nama musik yang mengiringi tari zapin yang terdiri dari dua alat utama yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marawis.

Dangdut adalah jenis aliran (genre) musik Indonesia yang di dalamnya terkandung budaya India (hindustani), Melayu, dan Arab.

Marawis merupakan dua jenis musik yaitu musik budaya Arab dengan musik budaya Betawi yang berkolaborasi di mana perkusi adalah alat musik utamanya.

Kasidah/Qasidah adalah syair indah dalam kesusastraan Arab yang biasanya berisi tentang dakwah agama ataupun bentuk satire (sindiran). Misalnya berisi ajakan untuk sembahyang/sholat, berderma kepada tetangga, hidup rukun dan lain sebagainya. Sedangkan yang berisi satire/sindiran ini ada yang ditujukan untuk penguasa yang dzholim atau untuk orang pada umumnya yang melakukan perkara yang mungkar atau menyalahi aturan agama.

Budaya Arab juga mempengaruhi masyarakat islam Indonesia di dalam memakai BUSANA seperti gamis dan sorban.

sumber : merahputih.com


Gamis adalah busana berbentuk jubah hitam polos yang dipakai oleh sebagian wanita muslim untuk menutupi pakaian biasa mereka. Berbentuk baju kurung sepanjang mata kaki dengan lengan panjang. Baju gamis ini menutupi seluruh tubuh kecuali wajah (sering juga wajah ditutup kain, yang tersisa hanya terlihat bagian mata), tangan, dan kaki.

Sumber


Sorban merupakan busana yang dengan cara dismpirkan di bahu, diikatkan atau digelung di kepala. Tentu anda pernah lihat, bukan?

Yang terakhir budaya Arab berupa HIDANGAN. Pengaruh hidangan Arab berupa martabak, nasi kebuli, kue kaak, roti maryam, dan sup domba. Masakan tersebut dipengaruhi oleh imigran Hadhrami yaitu dari negara Yaman.

Gambar Roti Maryam


Selain semua budaya itu, karena orang Indonesia mayoritas adalah beragama islam, hari raya dan festival perayaan oleh umat muslim di Indonesia adalah sama dengan yang digelar keturunan Arab, misalnya bulan Ramadhan, hari raya idul fitri, idul adha, maulid Nabi Muhammad SAW, isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW, dan lain sebagainya.  

Demikianlah budaya-budaya Arab yang berpengaruh di Indonesia yang bahkan berkolaborasi menjadi suatu kearifan. Semoga informasi ini bermanfaat.

oh iya jika Anda ingin mempelajari bahasa Arab dan bingung mulai dari mana, saya rekomendasikan Anda untuk membeli buku Pengantar Memahami Matan Al-jurumiyah. Buku ini mengantarkan Anda untuk memahami sistem sintaksis di dalam bahasa Arab. Ketika Anda memahami isinya, minimal ada 3 yang anda bisa lakukam. Yang Pertama: Anda akan tahu alasan setiap kata dalam bahasa Arab memiliki harakat tertentu. Kedua: Anda akan tahu posisi-posisi kata dalam sebuah kalimat. Ketiga: Anda selangkah lagi mulai mampu membaca Kitab Kuning atau literatur keislaman dalam bahasa Arab, dan masih banyak lagi turunan manfaat yang akan Anda peroleh tentunya. Anda bisa membeli buku tersebut di Shopee melalui link Shopee ini seharga Rp.45.000. Murah bukan?  lebih  murah dibandingkan kuota internet yang habis dalam sebulan hehee. Sekian saya akhiri Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu.

Sumber : wikipedia.org

                merahputih.com